Kuliner Makassar
Sumber Foto : indonesia.travel

Hi para pecinta kuliner Indonesia! Ada yang sudah pernah ke kota kelahiran Sultan Hasanuddin? Kalau kamu belum pernah kesana maka cobalah suatu saat menjadikan kota tersebut sebagai destinasi kamu berikutnya. Makassar atau dikenal juga dengan nama Ujung Pandang merupakan kota terbesar kelima di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Bandung dan Medan. Kota ini termasuk dalam kota yang memiliki banyak variasi kuliner yang menggugah selera para pelancong tanah air. Berikut adalah 7 (tujuh) kuliner Makassar yang wajib masuk dalam itinenary kamu.

Coto Makassar
Sumber Foto : resepsimbok.com

Coto Makassar

Kuliner ini terdiri dari rebusan jeroan dan daging sapi bisa ditambah bawang goreng, daun bawang, jeruk nipis, kecap, sambal dan buras. Buras sendiri merupakan makanan mirip ketupat tapi dibungkus dengan daun pisang dan terasa memakai santan dalam pembuatannya. Di Makassar kamu akan menemukan banyak tempat penjual coto. Bisa dikatakan kamu akan menemukan makanan favorit satu ini hampir di setiap sudut kota Makassar. Biasanya orang akan memakai nama jalan ketika menyebutkan tempat mana yang mereka maksud. Nah, untuk coto rekomendasi saya adalah Coto Gagak, Coto Paraikate dan Coto Nusantara.

Sop Konro dan Konro BakarKonro Bakar/Sop Konro.

Konro merupakan masakan khas Makassar dengan berbahan Daging atau Iga Sapi. Pada awalnya Konro dimasak dengan kuah, sehingga namanya Sop Konro. Masakan ini kaya akan rempah-rempah, ketumbar. Untuk kuah Sop Konro memakai buah klewek sehingga warnanya agak gelap/hitam.  Sop ini biasanya dimakan dengan ketupat kecil yang dipotong-potong terlebih dahulu. Selain Sop Konro, kamu juga mengenal variasi lain dari Konro, yaitu Konro Bakar. Berbeda halnya dengan Sop Konro, masakan Iga satu ini tidak menggunakan kuah dalam penyajiannya. Iga yang sudah direbus dibakar di atas bara api dan diolesi dengan bumbu kaldu kental. Sama seperti Sop Konro, Konro Bakar juga kaya akan rempah-rempah. Di Makassar sendiri cukup banyak restoran atau tempat makan yang menyediakan Konro sebagai menu utama mereka. Rekomendasi saya untuk makanan satu ini adalah yang terletak di jalan Gunung Lompobattang, Sop Konro Karebosi.

Pallubasa
Sumber Foto : TripAdvisor.com

Pallubasa

Ketika mendengar namanya pasti kamu akan mengerutkan kening, begitu pula saya. Dalam pikiran saya yang terbayang adalah palu (martil) dan basah (karena kena air). Tapi tahukah kamu makanan apa Pallubasa itu? Pallubasa sebenarnya adalah masakan berkuah berisi daging, kikil atau jeroan (tergantung kamu mau pesan apa). Kuahnya sendiri terbuat dari serundeng dan rempah-rempah yang membuat makanan ini terasa gurih di lidah kamu. Apabila kamu ditanya “Pakai alas atau tidak ki’?” Maka maksud dari pertanyaan tersebut adalah “Kamu mau memakai telur atau tidak?  “Alas” yang dimaksud di sini adalah telur mentah yang diceplokkan di atas mangkuk Pallubasa milik kita. Kamu bisa memilih untuk memakai “alas” tersebut atau tidak. Tenang saja, walaupun telur mentah tapi mereka bisa menyajikannya dengan sangat baik sehingga tidak berbau amis. Rekomendasi saya adalah Pallubasa Onta dan Serilaga. Rasa serundengnya mantap, sambalnya juga maknyos dan dijamin bikin kamu ingin datang lagi ke tempat itu.

Sop Sodara
Sumber Foto : panduanwisata.id

Sop Sodara

Apabila mendengar namanya mungkin agak sedikit seram ya. Sop Sodara. Namun sebenarnya Sop Sodara ini sama seperti masakan Makassar lainnya yang terdiri dari daging dan kaya akan rempah-rempah. Makanan berkuah satu ini  berbahan dasar daging sapi dan disajikan bersama bihun, perkedel kentang dan telur rebus. Biasanya makanan ini disantap juga dengan nasi, namun apabila tidak ingin menggunakan nasi juga bisa. Sebagai rekomendasi, mungkin kamu perlu mencoba Sop Sodara yang berada di jalan Irian.

Pallubutung, Es Pisang Ijo
Sumber : lifestyle.liputan6.com

 Es Pisang Ijo dan Pallu Butung

Beberapa daerah di Indonesia sudah banyak yang menjual jenis makanan dari kota Daeng ini. Namun, kamu juga harus mencoba bagaimana rasa asli dari kedua pisang ini di tempat asalnya, jadi kamu bisa membandingkan apabila makan ditempat lain. Pisang Ijo dan Pallu Butung  sebenarnya hampir sama, bedanya adalah Pisang Ijo sendiri berwarna hijau karena pisang yang digunakan dibungkus dengan adonan yang terbuat dari campuran tepung beras, santan, air daun suji dan daun pandan. Sedangkan kalau Pallu Butung tidak menggunakan pembungkus pada pisangnya. Perbedaan lain terletak pada jenis pisang yang digunakan, Pisang Ijo menggunakan Pisang Kepok dan Pallu Butung menggunakan Pisang Raja. Kedua pisang tersebut biasanya disajikan dengan siraman susu, vla dan sirup Tak lupa kedua jenis pisang ini dicampur dengan es serut/batu yang membuat makanan ini makin segar dinikmati di siang hari yang panas.

Pisang Epe

Pisang Epe
Sumber Foto : food.detik.com

Humm,, yang satu ini juga jangan sampai terlewat. Kamu harus coba bagaimana rasanya menikmati sepiring Pisang Epe dengan alunan semilir angin dari Pantai Losari di malam hari. Yummy. Pisang Epe ini merupakan pisang mentah yang dibakar, kemudian dibuat pipih dan disiram dengan air gula merah. Terkadang ada juga penjual yang menambahkan variasi rasa seperti durian dan keju. Kamu baru bisa menemukan makanan manis ini ketika hari menjelang malam. Tempatnya bisa kamu temui dipinggir jalan dekat Pantai Losari.

Otak-Otak Makassar
Sumber Foto : travel.detik.com

Otak-Otak Makassar

Untuk oleh-oleh jangan lupa membawa makanan yang satu ini. Otak-otak Makassar. Dijamin rasanya berbeda dengan otak-otak yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Sama dengan otak-otak lainnya, jenis otak-otak ini juga memiliki bahan dasar ikan. Namun bedanya, otak-otak Makassar  dilengkapi dengan sambal petis yang akan membuat kamu ketagihan buat makan dan makan lagi. Rekomendasi saya adalah Otak-Otak Ibu Elly yang ada di Jalan Kijang.

Indonesia memang kaya akan budaya dan makanan daerahnya. Selain di Makassar, banyak daerah-daerah di Indonesia yang juga menawarkan banyak destinasi wisata dan kuliner. Sebelum memutuskan pergi ke daerah mana, kamu bisa melihat-lihat cerita seputar jalan-jalan di Indonesia dengan menelusuri Telusuri.org. Oiya, kalau mau mencoba makanan daerah di Indonesia, sekarang bisa kok tanpa harus datang ke tempatnya dulu. Kamu bisa pesan di Omiyago untuk bisa menikmati makanan-makanan khas Indonesia.

Artikel ini diikutsertakan dalam Blog Competition dengan Tema Kuliner Indonesia kerjasama antara Omiyago dan Telusuri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s