This slideshow requires JavaScript.

Saya tidak menyangka kalau ada sebuah waduk yang menawarkan keindahan seperti waduk di sempor ini. awalnya saya sedikit bingung ketika ada yang mengatakan salah satu tempat wisata yang patut di kunjungi di kebumen adalah waduk sempor. waduk? wisata? yang saya tahu waduk itu adalah sarana untuk irigasi petani. tetapi ternyata ketika melihat langsung ke tempat ini, saya langsung berdecak, “waw”.

Waduk ini dibangun ketika masih jaman penjahahan Belanda, dibangun pada tahun 1916. pada awalnya penampilan waduk yang sering dibandingkan dengan waduk Jatiluhur ini hanya merupakan waduk biasa yang berbentuk timbunan tanah. baru kemudian pada tahun 1958 waduk ini direnovasi dengan nama proyek Sempor. ironisnya, pada tahun 1967 terjadi suatu musibah yang mengakibatkan 127 orang tewas. ketika saya berkunjung ke waduk ini, ada sebuah monumen yang dipagar disekelilingnya. saya tidak tahu apakah sebenernya ada jam-jam tertentu yang memperbolehkan orang-orang untuk masuk ke kawasan itu, ataukah memang tempat itu terlarang untuk dikunjungi. namun, suatu monumen pasti dibangun karena untuk memperingati atau menghormati sesuatu. di salah satu bagian monumen ada tulisan-tulisan yang ntah itu tulisan jawa atau sansekerta, yang pasti ketika saya bertanya pada mba Google pun ia tak tahu itu apa ^^;; lalu ketika berputar ke sisi yang lain (tentunya saya memperhatikan diluar pagar ya) disana tertulis daftar nama orang-orang yang dari situ saya baru tahu kalau itu adalah monumen untuk menghormati para korban pembangunan Waduk Sempor. karena saya merasa itu monumen yang sakral, jadi saya tidak berani untuk mengabadikannya ^^;; hihihihi..

untuk mengetahui seperti apa penampakan dari waduk Sempor ini, mungkin bisa dilihat pada gallery foto yang sudah saya buat di atas. namun jangan protes karena kebanyakan pasti ada foto saya disana. hahahha. oiya, kalau berkunjung kesini jangan lupa untuk mencicipi Mendoan sempor ya… ^^
mendoan Waduk

Advertisements

2 thoughts on “Waduk Sempor, Keindahan yang Didapat dengan Pengorbanan Nyawa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s