Pur Wedding Pur alias Purwanto adalah salah satu dari grup Bolo-Bolo. kalau sebelumnya kami melakukan perjalanan ke Pekanbaru, tepatnya ke Daerah Bangkinang yang menjadi kampung halaman Risnal, sekarang kami mengunjungi tempat kelahiran Pur di daerah Kebumen. Kami (saya, Didit, Eko dan Ranu) melakukan perjalanan kereta api dari stasiun Senen menuju stasiun Gombong, dan disana kami dijemput oleh adiknya Pur menuju lokasi sebenarnya. tidak terlalu jauh sebenarnya, perjalanan paling cuma sekitar 15 menit (tapi jarak tempuh 15 menit di jakarta beda dengan 15 menit disana ya.. hehhehe).

oiya, perjalanan kali ini tentunya dilakukan karena ada maksud dan tujuan.. hihihihhi, yups… Misi perjalanan kali ini adalah menghadiri Pernikahan Pur dan Liani yang Resepsinya akan diadakan tanggal 19 April.

ada hal lucu dan menarik yang ingin saya tulis disini (dan mungkin agak sedikit bodoh), kalau ingat itu rasanya lucu.

Ketinggalan Kereta di St. Purwokerto
Dari kalimat di atas tentu kalian bisa membayangkan apa yang terjadi pada kami. ketinggalan kereta. dan kocaknya kami ketinggalan di stasiun Purwokerto, satu statisun sebelum stasiun Gombong ^^;;

Kumpulan Tas yang Diselamatkan Ranu
Kumpulan Tas yang Diselamatkan Ranu

ceritanya saat itu adalah waktu ashar, menurut salah satu kenalan kami di kereta, Tika, biasanya kalau di stasiun purwokerto kereta akan lumayan lama berhentinya. jadilah saya, eko, didit dan Yusuf (seorang lagi kenalan di kereta) turun untuk sholat di mushola stasiun tersebut.

yaah, singkat cerita kami harus membeli tiket yang cuma berjarak satu stasiun. yang lucunya, awalnya kami bermaksud berhemat dengan membeli kereta ekonomi untuk pergi (80rb) dan kereta eksekutif pulang (220rb), karena ketinggalan kereta ini kami harus beli tiket kembali seharga 220rb (untuk satu stasiun, catet, satu stasiun). hadeeuuhh,, kocak bener-bener kocak. apalagi kalo inget reaksi masing-masing orang ketika tahu kalau kereta yang kita naikin sudah jalan. sangat lucu. dan yang lebih lucu lagi (buat saya pribadi), ini adalah kali kedua saya ketinggalan kereta di stasiun ini (dengan rombongan yang berbeda pastinya).

selain ke nikahan pur, karena kami (kami ini sebenarnya mungkin cuma saya dan didit saja, yang dua lagi gak ngikut) tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan sudah berada di Purwokerto, Misi lainnya adalah mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah sana. memangnya ada? oh, ada dong, Indonesia itu kaya dengan tempat-tempat bagus. mau tau tempat apa saja itu ? ^^

Baca :
* Waduk Sempor, Keindahan yang Didapat dengan Pengorbanan Nyawa
* Benteng Van Der Wijk, Lokasi Shooting The Raid 2

Advertisements

One thought on “Jalan-Jalan ke Kampung Halaman Pur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s